Selasa, 23 November 2021

Ciptakan Peduli Lingkungan Bersama IPM

 


        Melalui program kolaborasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dengan SD Muhammadiyah Mirisewu di Ngentakrejo, Lendah, ciptakan ruang kreasi pengolahan llimbah plastik sekaligus menanamkan enviromental education (pendidikan lingkungan hidup). Program ini dilaksanakan sebagai kegiatan berkarya di tengah kondisi pembelajaran tatap muka terbatas, siswa mulai dari kelas 3 sampai kelas 6 mengumpulkan sampah plastik dari rumah kemudian dibuat menjadi ecobrick dan dikumpulkan pada Rabu (24/11).

            Pembuatan ecobrick dengan mengolah sampah plastik yang kemudian dipadatkan dengan botol plastik menjadi upaya dalam mengurangi sampah plastik yang tak mudah terurai sekaligus sebagai bentuk edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya pengolahan limbah plastik yang tak mudah terurai serta dengan harapan dapat meminimalisir sampah plastik. Darmiyati, S.Pd. selaku salahsatu guru SD Muhammadiyah Mirisewu juga menyampaikan kegiatan yang dilakukan merupakan aktivitas yang mengedukasi. “Aktivitas yang mengedukasi,” tutur Darmi. Selain itu, Ngadiman, S.Pd. selaku kepala sekolah SD Muhammadiyah Mirisewu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang bagus dan dapat mengurangi sampah plastik yang sulit dihancurkan serta berharap kedepan selalu bersih dari sampah plastik.





            Kegiatan yang menjadi salahsatu sasaran  program IPM ke SD Muhammadiyah Mirisewu ini dikarenakan sekolah mampu mengikuti gerakan dari IPM Lendah, mutu sekolah, dan karakter siswanya. . “Awalnya kami tidak berharap kepada mereka. Namun, ternyata setiap siswa/i SD Muhammadiyah Mirisewu dapat menyelesaikan satu ecobrik yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh PC IPM Lendah. Ke depannya mungkin akan ada kerja sama lagi antara IPM Lendah dengan sekolah-sekolah, khususnya SD Muhammadiyah Mirisewu, ,” ucap Syifa selaku perwakilan dari PC IPM Lendah. Kegiatan yang juga menjadi bagian dari agenda aksi PP IPM mengenai Ekoliterasi. Semoga kedepan kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan termasuk pada tingkat pelajar.

Jumat, 15 Oktober 2021

PDM Kulon Progo Resmikan Gedung Baru


Simbolis peresmian

            Dalam rangka peresmian gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu, segenap panitia juga mengadakan pengajian. Jumat (15/10). Pengajian yang dipenuhi oleh segenap warga sekolah, unsur pemerintahan dari kapanewon sampai dusun, perwakilan Dinas pendidikan Kulon Progo, dan warga muhammadiyah ini, dihadiri oleh Muhammad Jumarin selaku Ketua PDM Kulonprogo dan Ustaz Fahrudin selaku penceramah. Tentu kegiatan ini berlangsung dengan memmenuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Kulon Progo.

             Drs. Nurul Wachid selaku ketua panitia pembangunan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu   memiliki 5 ruang kelas baru, 1 ruang guru, dan 7 toilet. “Gedung baru SD Muh Mirisewu ini adalah bangunan dua lantai dengan atap cor dag, berupa 5 ruang kelas, 1 ruang guru dan 7 toilet,” ucapnya. Adanya gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu ini dibangun dengan dana dari donatur yang meliputi, donatur dari wali murid, donatur warga Ngentakrejo, Gulurejo, Ibu Hj. Surati, dan luar daerah dengan total 1 miliar lebih. “Donatur dalam pembangunan ini meliputi wali murid, donatur warga Ngentakrejo, Gulurejo, dan luar daerah sebesar 239 juta lebih 190 ribu, kemudian dana 1 miliar dari Ibu Hj Surati Ahmad Djoeahir,” Imbuhnya dalam sambutan. Ketua Panitia juga berharap akan melanjutkan sampai ke lantai tiga apabila ada dana.

Penandatangan prasasti oleh Ketua PDM Kulon Progo
Penandatanganan prasasti oleh PDM

            Kerena itu, ketua pembangunan gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu tersebut juga mengucapkan terimakasih dan mohon maaf. “Terimakasih kepada bapak ibu donatur penyumbang dana untuk kelancaran proses pembangunan gedung baru, semoga menjadi sodaqoh jariyah, dan panitia juga memohon maaf,” tuturnya. Setelah sambutan dilanjutkan dengan penyerahan piagam kepada Ibu Hj. Surati selaku penyumbang dana sebesar 1 miliar. Ibu Hj Surati dan Almarhum Bapak H Ahmad Djoeahir dulu pernah menginginkan untuk membantu pendidikan bernuansa Islami dan pada akhirnya keinginan tersebut dapat direalisasikan untuk pembangunan gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu. Ibu dalahan Garwa gadah unek-unek, ing kapan besok aku iso bantu donatur ingkang tujuane kagem pendidikan nuansa Islami,” ucap Giyono selaku wakil Ibu Hj Surati saat sambutan. Penuh harap juga menjadi sekolah unggulan. “Mugi-mugi wonten sarana ingkang inggal punika, mugi sansoyo tambah regeng, tambah maju satemah dados satunggale SD unggulan ing tumapang wonten lendah utara punika,” imbuhnya.

            Dr.H.M. Jumarin selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulon Progo dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat dan harapan dalam rangka terselesaikannya pembangunan gedung baru. “Atas nama pimpinan daerah saya mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan SD Muhammadiyah Mirisewu yang kita juga hadir pada peletakan batu pertama dulu. Semoga pembangunan geedung SD Muhammadiyah Mirisewu bermanfaat membawa keberkahan khususnya dalam membangun sumber daya yang unggul baik dalam moral, intelektual maupun keterampilan lebih khusus menyiapkan kader bangsa khususnya kader muhammadiyah,” harap Jumarin.

Selain itu, Ketua PDM Kulon Progo berharap sekolah ini bisa menjadi sekolah unggulan terutama di lingkup Lendah bahkan bisa nasional. “Saya berharap SD Muhammadiyah mirisewu ini dapat menjadi sekolah unggulan terutama di lendah, ketua majelis sudah punya program masing-masing kecamatan punya pusat-pusat keunggulan Muhammadiyah, semoga di Lendah nanti, pusat keunggulannya yang terpusat di SD Muhammadiyah Mirisewu, syukur bisa unggul, Kulon Progo bahkan nasional,” imbuh Jumarin Ketua PDM Kulon Progo. Jumarin menyampaikan pula dengan adanya keyakinan dan dukungan penuh semua elemen masyarakat akan mewujudkan SD Muhammadiyah Mirisewu menjadi sekolah yang unggul.


            Dalam kegiatan peresmian gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu secara simbolik dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua PDM Kulon Progo didampingi dengan Ketua Panitia Pemabangunan SD Muhammadiyah Mirisewu setelah melakukan sambutan. Kemudian, kegiatan selanjutnya  pengajian yang disampaikan oleh Ustaz Fahrudin, S.Ag.  dalam pengajian yang disampaikan Ustaz Fahrudin menyisipkan harapan, “Semoga SD Muhammadiyah Mirisewu bisa menjadi pioner untuk pengembangan menjadi sekolah unggul di wilayah ini”.

Kegiatan dilanjutkan dengan berdoa dan pengguntingan pita yang langsung dilakukan oleh Ibu Hj. Surati.. Akhir kegiatan dengan mengunjungi gedung baru SD Muhammadiyah Mirisewu. Kegiatan ini turut dihadiri Kapolsek lendah dan Perwakilan Koramil Lendah.

Jumat, 15 Januari 2021

Pelepasan Guru dan Tenaga Kependidikan

 

     Lendah, Meskipun masih dalam suasana pandemi covid-19, Guru dan tenaga pendidik SD Muhammadiyah Mirisewu melaksanakan kegiatan Pelepasan Guru dan Tenaga Kependidikan pada Selasa (15/01/2021) di Rumah Makan Pak Sumidi Gulurejo Lendah. Pelepasan ini dilakukan karena ada dua guru yang beralih ke SD Negeri Gegulu dan SD Negeri Wanagiri setelah lolos dari tes CPNS 2020. Selain itu, satu tenaga pendidik ekstrakulikuler yang sudah purna tugas di SD Muhammadiyah Mirisewu. Kegiatan ini dihadiri oleh guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Mirisewu sejumlah 11 orang dengan memperhatikan protokol kesehatan.

          Hadir pula, Ir. Purnomo selaku komite sekolah, Drs. H. Nurul Wachid selaku ketua pembangunan ruang kelas baru SD Muhammadiyah Mirisewu, Drs. H. Purwoko selaku DIKDASMEN PCM Lendah, H. Djamzuri, SE. selaku PRM Ngentakrejo, dan anggota komite sekolah. Pelepasan ini tentu dengan protokol kesehatan dan dimulai dengan pembukaan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, dari H Cipto Suhodo selaku tenaga pendidik ekstrakulikuler yang sudah purna tugas. “Semoga SD Muhammadiyah Mirisewu mampu berprestasi dan Saya mohon maaf apabila ada kesalahan,” Ujar H. Cipto. Senada dengan hal itu, Ika Fatkhiyati Nurul Umay,M.Pd. selaku guru yang pindah tugas mengatakan bahwa semoga SD Muhammadiyah Mirisewu dapat semakin lebih baik dan siswa dapat banyak prestasi lagi.

      “Selama 8 tahun sudah mengabdikan diri di SD Muhammadiyah Mirisewu, Saya mengucapkan terimakasih atas semua bimbingan dan mohon maaf,” Ujar Fira Mujiastuti,S.Pd. selaku guru yang pindah tugas ke SD N Wanagiri. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Mirisewu juga mengucapkan selamat dan mohon maaf kepada kedua guru yang berpindah tugas dan tenaga kependidikan yang purna tugas. “Sebenarnya selama Bu Ika dan Bu Fira meninggalkan SD Muhammadiyah Mirisewu itu bungah-bungah susah, bungahnya karena sudah menjabat sebagai CPNS dan susahnya karena merasa ditinggal guru seniornya yang dalam bertugas tidak perlu dibimbing sudah bisa ketika menjalankan tugas di SD Muhammadiyah Mirisewu” Ujar Ngadiman,S.Pd. dalam sambutannya. “Tapi Alhamdulillah juga ada guru baru yang nanti akan ikut membantu di SD Muhammadiyah Mirisewu,” Imbuh Ngadiman, S.Pd..

          Tidak hanya itu, harapan-harapan kedepan juga disampaikan oleh komite sekolah, DIKDASMEN PCM Lendah, dan Ketua Pembangunan SD Muhammadiyah Mirisewu dalam acara pelepasan guru dan tenaga pendidik SD Muhammadiyah Mirisewu. (MAR)